Catatan Terupdate Setiap Hari

Tulisan Berisi Info Yang Bermanfaat bagi pembaca nya

Breaking

Kamis, 06 Februari 2020

Panduan Menentukan Oli Mesin Yang Tepat

Anda tentu sering mengganti oli mesin kendaraan Anda, namun apakah Anda sudah mengetahui oli mana yang tepat untuk kendaraan Anda? Setiap oli mempunyai kode-kode tertentu yang diubahsuaikan untuk kebutuhan kendaraan Anda, ini ia ulasannya :



Kode SAE (Society of Automotive Engineer)

Anda tentu sering mengganti oli mesin kendaraan Anda PANDUAN MEMILIH OLI MESIN YANG TEPAT

Ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu menjadi prioritas penting dalam menentukan pelumas. SAE yang merupakan abreviasi dari (society of automotive engineer) selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya memperlihatkan tingkat kekentalan pelumas, sebagai pola oli SAE 15W-40

Semakin besar angka yang mengikuti instruksi pelumas maka semakin besar pula kekentalan pelumas, sedangkan karakter W yang mengikuti instruksi ialah kepanjangan dari winter. Seperti pada gambar diatas oli yang mempunyai SAE 15W-40 maka akan mempunyai kekentalan 15 ketika suhu cuek dan 40 ketika suhu panas.

Semakin rendah suhu udara di luar (tempat yang dingin) maka diharapkan oli yang lebih encer atau dengan instruksi 5W, menyerupai di negara dengan iklim cuek biasanya menggunakan oli dengan instruksi 5W. Semakin panas cuaca/ suhu udara di luar maka diharapkan oli dengan tingkat kekentalan yang lebih tinggi, menyerupai Indonesia akan lebih baik untuk menggunakan instruksi SAE 15W-30.

        Pemakaian kekentalan yang tidak sesuai dengan suhu suatu negara akan menjadikan oli tidak bisa bekerja, contohnya Indonesia menggunakan instruksi SAE 5W-40 maka oli akan sangat encer sehingga tidak bisa melaksanakan pelumasan dengan baik, begitu pula sebaliknya kalau pada negara dengan cuaca ekstrim cuek menggunakan instruksi SAE 15W maka oli akan sangat kental pada ketika udara cuek sehingga oli tidak sanggup mengalir pada ruang-ruang antar komponen mesin).

Kode SAE yang cocok digunakan untuk beberapa negara dengan iklim yang berbeda:
SAE 5W-30 : digunakan untuk negara beriklim dingin
SAE 10W-35 : digunakan untuk negara beriklim sedang
SAE 15W-30 hingga SAE 15W-50 : digunakan untuk negara dengan iklim panas.

Selain suhu lingkungan, hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan oli ialah apakah mesin kendaran kita  termasuk mesin keluaran terbaru atau tidak, kalau mesin keluaran terbaru maka sebaiknya kita menggunakan oli yang encer alasannya untuk mesin yang gres celah-celah antara logam dalam mesin sangat rapat sehingga kalau oli terlalu kental justru oli malah tidak bisa melumasi celah-celah mesin dengan sempurna.

        Kemudian, kalau mesin kendaraan kita termasuk keluaran usang maka sebaiknya menentukan oli yang kental alasannya celah antar logam dalam mesin lebih 'longgar' dan masih garang sehingga memerlukan pelumas yang kental.



API Standart Kualitas Oli
        American Petroleum Institute atau disingkat API merupakan instruksi standart untuk menentukan karakteristik tertentu (kualitas) oli, instruksi API terdiri dari dua alfabet (huruf) yang terletak dibelakang instruksi "API" contohnya "API SG" atau "API CH". Pada instruksi karakter pertama membuktikan penggunaan oli pada mesin bensin atau mesin diesel, pada mesin bensin menggunakan instruksi "S" contohnya API SL sedangkan pada mesin diesel menggunakan instruksi "C" contohnya API CG.

Pada instruksi karakter ke 2 membuktikan karakter/ kualitas terbaru dari Oli, contohnya API SJ merupakan jenis oli lebih gres (biasanya lebih baik) dari API SG. Semakin gres Oli maka instruksi karakter ke dua semakin jauh dari karakter A atau mendekati karakter Z, pada mobil-mobil terbaru mesin bensin keluaran tahun 2010 akan menggunakan Oli dengan kualitas API SN dan tidak bisa di isi dengan oli dengan instruksi kualitas SG alasannya akan besar lengan berkuasa pada komponen dalam mesin yang sudah dirancang menggunakan oli dengan instruksi kualitas SN, sedangkan untuk kendaraan beroda empat tahun 1990an biasanya menggunakan instruksi API SG atau API SH dan tidak bisa di isi dengan Oli berkode API SN alasannya mesin telah dirancang menggunakan oli SG dengan derajat kekentalan tertentu. sebagai catatan biasanya semakin gres kendaraan beroda empat maka akan meminta instruksi API yang semakin mendekati Z.

Kode API Oli beserta penggunaannya pada mesin kendaraan

Mesin bensin
- API SN : (jenis terakhir hingga ketika ini) menggunakan teknologi Nano guard untuk melindungi bab tersempit dari mesin. Digunakan untuk mesin tahun 2012 atau sebelumnya
- API SM : Diperkenalkan pada 2004. Oli ini didesain untuk memperlihatkan resistensi oksidasi yang lebih baik, menjaga temperatur, sumbangan lebih baik terhadap keausan, dan mengontrol deposit lebih baik. digunakan untuk mesin setelah tahun 2004.
- API SL : Dirancang untuk menjaga temperatur dan Energy Conserving. Untuk mesin generasi 2004 atau sebelumnya
- API SJ : Diperkenalkan untuk mesin generasi 2001 atau lebih tua
- API SH : Digunakan untuk mesin tahun 1996 dan sebelumnya
- API SG : Digunakan untuk mesin tahun 1993 dan sebelumnya
- API SF : Digunakan untuk mesin tahun 1988 dan sebelumnya


Mesin Diesel
- API CJ-4 : Dipakai untuk tahun 2006 dan sesudahnya. Digunakan untuk mesin high speed, mesin 4-langkah yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2007. Oli dengan kategori API CJ-4 mempunyai kriteria performa lebih baik daripada Jenis API CI-4 dengan CI-4 PLUS, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4.
- API CI-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 2002 dan sesudahnya. Digunakan pada mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2004. Bisa menggantikan oli CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4.
- API CH-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 1998 dan sesudahnya. Oli ini untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 1998. Bisa digunakan pada oli CD, CE, CF-4, dan CG-4.
- API CG-4 : Diperkenalkan semenjak 1995. Untuk mesin kinerja sedang, high speed, four stroke engines. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur kurang 0.5%. Cocok untuk standar emisi 1994 Bisa digunakan pada oli CD, CE, dan CF-4.
- API CF-4 : Digunakan untuk mesin high speed, four stroke engines, naturally aspirated dan mesin turbocharger. Biasa digunakan untuk pengganti oli CD dan CE.
- API CF-2 : Digunakan untuk mesin kinerja sedang, two stroke engines. Bisa digunakan pada oli CD-II.
- API CF : Digunakan Untuk 1994 dan sesudahnya, Oli ini untuk mesin off road, indirect injected dan sanggup menggantikan oli instruksi CD.




Dikutip dari aneka macam sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar